Selasa, 09 April 2019
Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah: #JusticeForAudrey
I just signed the petition "Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah: #JusticeForAudrey" and wanted to see if you could help by adding your name.
Our goal is to reach 200,000 signatures and we need more support. You can read more and sign the petition here:
http://chng.it/2YWys6dZVz
Thanks!
Restu
Rabu, 26 Desember 2018
Catatan Bela Negara
Bela negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut. Secara fisik , hal ini dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara tersebut, sedangkan secara non-fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.
Landasan konsep bela negara adalah adanya wajib militer . Subyek dari konsep ini adalah tentara atau perangkat pertahanan negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang dipilih atau sebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer). Beberapa negara (misalnya israel, iran) dan Singapura memberlakukan wajib militer bagi warga yang memenuhi syarat (kecuali dengan dispensasi untuk alasan tertentu seperti gangguan fisik, mental atau keyakinan keagamaan). Sebuah bangsa dengan relawan sepenuhnya militer, biasanya tidak memerlukan layanan dari wajib militer warganya, kecuali dihadapkan dengan krisis perekrutan selama masa perang.
Tujuan Bela Negara
- Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara
- Melestarikan budaya
- Menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945
- Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.
- Menjaga identitas dan integritas bangsa/ negara
fungsi bela negara, diantaranya:
- Mempertahankan Negara dari berbagai ancaman;
- Menjaga keutuhan wilayah negara;
- Merupakan kewajiban setiap warga negara.
- Merupakan panggilan sejarah
manfaat yang didapatkan dari bela negara:
- Membentuk sikap disiplin waktu,aktivitas,dan pengaturan kegiatan lain.
- Membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antar sesama rekan seperjuangan.
- Membentuk mental dan fisik yang tangguh.
- Menanamkan rasa kecintaan pada Bangsa dan Patriotisme sesuai dengan kemampuan diri.
- Melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok.
- Membentuk Iman dan Taqwa pada Agama yang dianut oleh individu.
- Berbakti pada orang tua, bangsa, agama.
- Melatih kecepatan, ketangkasan, ketepatan individu dalam melaksanakan kegiatan.
- Menghilangkan sikap negatif seperti malas, apatis, boros, egois, tidak disiplin, .
- Membentuk perilaku jujur, tegas, adil, tepat, dan kepedulian antar sesama.
- Menciptakan suasana rukun, damai, dan harmonis dalam keluarga. (lingkungan keluarga)
- Membentuk keluarga yang sadar hukum (lingkungan keluarga)
- Meningkatkan iman dan takwa dan iptek (lingkungan sekolah)
- Kesadaran untuk menaati tata tertib sekolah (lingkungan sekolah)
- Menciptakan suasana rukun, damai, dan aman dalam masyarakat (lingkungan masyarakat)
- Menjaga keamanan kampung secara bersama-sama (lingkungan masyarakat)
- Mematuhi peraturan hukum yang berlaku (lingkungan negara)
- Membayar pajak tepat pada waktunya (lingkungan negara)
Catatan Bela Negara
Bela negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut. Secara fisik, hal ini dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara tersebut, sedangkan secara non-fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.
Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.
Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara.
Unsur Dasar Bela Negara
Didalam proses pembelaan bangsa, ada beberapa hal yang menjadi unsur penting, diantaranya adalah :
1. Cinta Tanah Air
2. Kesadaran Berbangsa & bernegara
3. Yakin akan Pancasila sebagai ideologi Negara
4. Rela berkorban untuk bangsa & Negara.
Contoh upaya bela negara di lingkungan keluarga
Mengembangkan sikap saling mengasihi, saling menolong, saling menghormati dan menghargai antar anggota keluarga.Menciptakan suasana rukun, damai, dan harmonis dalam keluarga.Membentuk keluarga yang sadar hukum , menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga saling mengingatkan kepada sesama anggota keluarga apabila ada yang akan berbuat kejahatan, misalnya : minum minuman keras di rumah dan lain sebagainya.Memberikan pengertian kepada anak supaya cinta kepada tanah air dan mencintai produk-produk dalam negeri , memberikan pengertian kepada anggota keluarga agar selalu berusaha untuk selalu menggunakan produk-produk dalam negeri, menjaga nama baik keluarga dengan perilaku yang terpuji atau mulia , saling mengingatkan sesama anggota keluaraga untuk selalu patuh pada hukum yang berlaku, menciptakan keluarga yang sadar dan patuh pada hukum/peraturan yang berlaku
Contoh upaya bela negara di lingkungan sekolah
Meningkatkan suasana yang kondusif di sekolah meliputi : budaya tertib, budaya bersih, dan budaya kerja/belajar mengembangkan kepedulian sosial di sekolah, misalnya dengan keihklasan mengumplkan dana sosial, infak, zakat, shodaqoh, untuk menolong warga sekolah yang membutuhkan.Kesadaran untuk menaati tata tertib sekolah menjaga nama baik sekolah dengan tidak melaksanakan perbuatan yang berakibat negatif untuk sekolah dan sebagainya , belajar dengan giat terutama pada materi Pendidikan Kewarganegaraan , belajar dengan giat supaya mendapatan prestasi baik , saling mengingatkan sesama murid apabila ada yang akan melanggar peraturan sekolah , menjadi murid yang berprestasi dan mengharumkan nama baik sekolah dan negara.
Contoh upaya bela negara di lingkungan masyarakat
Mengembangkan sikap tenggang rasa dan membantu antar warga negara masyarakat.Bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, meningkatan kegiatan gotong royong dan semangat persatuan dan kesatuan, menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan siskamling/ronda, menciptakan suasana rukun, damai, dan tentram dalam masyarakat, menghargai adanya perbedaan dan memperkuat persamaan yang ada, menjaga keamanan kampung secara bersama-sama , selalu aktif dalam kegiatan sosial seperti kerja bakti, dll.
Contoh upaya bela negara di lingkungan negara
Mematuhi peraturan hukum yang berlaku, mengamalkan nilai-nila yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, membayar pajak tepat pada waktunya , selalu kritis pada kebijakan pemerintah. Dari unsur yang ada tersebut, bisa disebutkan mengenai beberapa hal yang menjadi contoh proses pembelaan negara. Beberapa contoh tersebut diantaranya adalah :
Kesadaran untuk melestarikan kekayaan budaya, terutama kebudayaan daerah yang beraneka ragam. Sehingga hal ini bisa mencegah adanya pengakuan dari negara lain yang menyebutkan kekayaan daerah Indonesia sebagai hasil kebudayaan asli mereka.Untuk para pelajar, bisa diwujudkan dengan sikap rajin belajar. Sehingga pada nantinya akan memunculkan sumber daya manusia yang cerdas serta mampu menyaring berbagai macam informasi yang berasal dari pihak asing. Dengan demikian, masyarakat tidak akan terpengaruh dengan adanya informasi yang menyesatkan dari budaya asing. Adanya kepatuhan dan ketaatan pada hukum yang berlaku. Hal ini sebagai perwujudan rasa cinta tanah air dan bela bangsa. Karena dengan taat pada hukum yang berlaku akan menciptakan keamanan dan ketentraman bagi lingkungan serta mewujudkan rasa keadilan di tengah masyarakat. Meninggalkan korupsi , korupsi merupakan penyakit bangsa karena merampas hak warga negara lain untuk mendapatkan kesejahteraan. Dengan meninggalkan korupsi, kita akan membantu masyarakat dan bangsa dalam meningkatkan kualitas kehidupan.
Selain itu, dalam upaya menjaga kesadaran bela negara, dibuatlah sebuah momen untuk memperingatinya. Hari yang sudah ditetapkan sebagai hari Bela Negara dipilih tanggal 19 Desember.
Nama : Ariansyah
Kelas : Hukum C
Nim : 181710109
Catatan bela Negara
Kesadaaran Bela Negara itu penting untuk ditanamkan kepada seluruh warga negara dan sejalan dengan program Revolusi Mental yang dicanangkan pemerintah sekaligus membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas ancaman guna mewujdukan pertahanan nasional yang tangguh.
Karena kesadaran Bela Negara setiap warga negara yang diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara merupakan soft power bangsa, bahkan akan memberikan deterrent effect bagi negara lain yang ingin mencoba mengganggu kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.
Bela Negara adalah keniscayaan dan bukan hal yang baru. Konsep membela negara sudah ada sejak bangsa Indonesia berdiri, bahkan seluruh kemerdekaan yang wujudnya dilakukan di dalam perjuangan tanpa pamrih.Sistem pertahanan TNI dan POLRI menempatkan sebagai komponen utama dan rakyat sebagai komponen pendukung.Mengakhiri polemik yang terjadi sudah seyogyanya pemerintah segera menyusun Rancangan UU tentang Komponen Pendukung Pertahanan Negara yang akan menjadi payung hukum mobilisasi warga sipil untuk kepentingan bela negara.
Pemerintah berharap agar Kesadaran Bela Negara ini terpatri dalam jiwa rakyat Indonesia dan tercipta persatuan dan kesatuan yang kokoh agar mampu menghadapi paradigma ancaman nyata sedini mungkin.
Program Bela Negara bukan ditujukan untuk lapisan tertentu saja, akan tetapi untuk semua lapisan masyarakat apapun profesi dan peran warga negara di dalam kehidupan sehari – hari.
Sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi Kementerian Pertahanan, pembangunan kesadaran Bela Negara merupakan amanat Undang Undang dan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan menyesuaikan perkembangan dan tantangan yang dihadapi.
BELA NEGARA dimaksudkan agar konsep penanaman nilai – nilai kesadaran bela negara tersosialisasi sejak dini mulai dari pendidikan dasar hingga ke dewasa karena terbukti efektif dan ampuh didalam upaya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Nama: Robertus Ronald
Nim:181710087
Selasa, 25 Desember 2018
Catatan Bela Negara
Catatan Bela Negara
Upaya bela negara di lingkungan keluarga
- Mengembangkan sikap saling mengasihi, saling menolong, saling menghormati dan menghargai antar anggota keluarga.
- Menciptakan suasana rukun, damai, dan harmonis dalam keluarga.
- Membentuk keluarga yang sadar hukum
- Menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga
- Saling mengingatkan kepada sesama anggota keluarga apabila ada yang akan berbuat kejahatan, misalnya : minum minuman keras di rumah dan lain sebagainya.
- Memberikan pengertian kepada anak supaya cinta kepada tanah air dan mencintai produk-produk dalam negeri
- Memberikan pengertian kepada anggota keluarga agar selalu berusaha untuk selalu menggunakan produk-produk dalam negeri
- Menjaga nama baik keluarga dengan perilaku yang terpuji atau mulia
- Saling mengingatkan sesama anggota keluaraga untuk selalu patuh pada hukum yang berlaku
- Menciptakan keluarga yang sadar dan patuh terhadap hukum/peraturan yang berlaku
Upaya bela negara di lingkungan sekolah
- Meningkatkan imtaq dan iptek
- Membudayakan GDN (Gerakan Disiplin Nasional) di sekolah meliputi : budaya tertib, budaya bersih, dan budaya kerja/belajar
- Mengembangkan kepedulian sosial di sekolah, misalnya dengan keihklasan mengumplkan dana sosial, infak, zakat, shodaqoh, untuk membantu warga sekolah yang membutuhkan.
- Kesadaran untuk menaati tata tertib sekolah
- Menjaga nama baik sekolah dengan tidak melakukan perbuatan yang berdampak negatif bagi sekolah dan sebagainya
- Belajar dengan giat terutama pada materi Pendidikan Kewarganegaraan
- Belajar dengan giat supaya mendapatan prestasi yang baik
- Saling mengingatkan sesama siswa apabila ada yang akan melanggar peraturan sekolah
- Menjadi siswa yang berprestasi dan mengharumkan nama baik sekolah dan negara.
Upaya bela negara di lingkungan masyarakat
- Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tolong menolong antar warga negara masyarakat.
- Bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat
- Meningkatan kegiatan gotong royong dan semangant persatuan dan kesatuan
- Menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan siskamling/ronda
- Menciptakan suasana rukun, damai, dan tentram dalam masyarakat
- Menghargai adanya perbedaan dan memperkuat persamaan yang ada
- Menjaga keamanan kampung secara bersama-sama
- Selalu aktif dalam kegiatan sosial seperti kerja bakti,dll.
Upaya bela negara di lingkungan negara
- Mematuhi peraturan hukum yang berlaku
- Mengamalkan nilai-nila yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara
- Membayar pajak tepat pada waktunya
- Mendukung program GDN, GNOTA, dan wajib belajar 9 tahun
- Memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa
- Bersikap selektif terhadap masuknya budaya asing ke Indonesia dan lain sebagainya.
- Selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah.
Catatan bela negara
Catatan Bela Negara
BELA NEGARA
Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi Negara dalam bentuk kelompok atau seluruh komponen suatu Negara untuk mempertahankan eksistensi Negara, kepentingan dan tujuan Negara.
Setiap orang punya kewajiban untuk membela negaranya selama hidupnya. Membela Negara merupakan wujud kecintaan pada tanah air.
Dalam pelaksanaan bela Negara, seorang warga Negara bisa melakukan pembelaan baik secara fisik maupun non fisik. Pembelaan secara fisik yaitu dengan cara perjuangan mengangkat senjata apa bila ada serangan dari Negara asing yang mengancam kedaulatan Negara. Sedangkan pembelaan secara non fisik dapat diartikan dengan semua usaha untuk menjaga kedaulatan Negara melalui proses peningkatan rasa nasionalisme.
Landasan konsep bela Negara adalah adanya wajib militer. Subjek dari konsep ini adalah tentara atau perangkat pertahanan Negara yang lainnya. Bela Negara juga diartikan sebagai sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai olwh kecintaannya kepada negaranya. Kesadaran bela Negara pada hakikatnya ada pada kesediaan berbakti pada Negara dan kesediaan berkorban untuk membela Negara
v Unsur-Unsur Bela Negara
1. Cinta tanah air
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
3. Yakin akan pancasila sebagai ideologi Negara
4. Rela berkorban untuk bangsa dan Negara
5. Memiliki kemampuan awal bela Negara
v Contoh-Contoh Bela Negara
1. Melestarikan budaya
2. Belajar dengan rajin bagi para pelajar
3. Taat akan aturan-aturan Negara, dll.
v Tujuan Bela Negara
1. Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan Negara
2. Melestarikan budaya
3. Menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945
4. Membuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara
5. Menjaga identitas dan integritas bangsa dan Negara
v Fungsi Bela Negara
1. Mempertahankan Negara dari berbagai ancaman
2. Menjaga kedaulatan wilayah Negara
3. Merupakan kewajiban setiap warga Negara
4. Merupakan panggilan sejarah
NAMA : FENTIYANI
NIM : 181710078
Bela Negara
BELA NEGARA
Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi Negara dalam bentuk kelompok atau seluruh komponen suatu Negara untuk mempertahankan eksistensi Negara, kepentingan dan tujuan Negara.
Setiap orang punya kewajiban untuk membela negaranya selama hidupnya. Membela Negara merupakan wujud kecintaan pada tanah air.
Dalam pelaksanaan bela Negara, seorang warga Negara bisa melakukan pembelaan baik secara fisik maupun non fisik. Pembelaan secara fisik yaitu dengan cara perjuangan mengangkat senjata apa bila ada serangan dari Negara asing yang mengancam kedaulatan Negara. Sedangkan pembelaan secara non fisik dapat diartikan dengan semua usaha untuk menjaga kedaulatan Negara melalui proses peningkatan rasa nasionalisme.
Landasan konsep bela Negara adalah adanya wajib militer. Subjek dari konsep ini adalah tentara atau perangkat pertahanan Negara yang lainnya. Bela Negara juga diartikan sebagai sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai olwh kecintaannya kepada negaranya. Kesadaran bela Negara pada hakikatnya ada pada kesediaan berbakti pada Negara dan kesediaan berkorban untuk membela Negara
v Unsur-Unsur Bela Negara
1. Cinta tanah air
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
3. Yakin akan pancasila sebagai ideologi Negara
4. Rela berkorban untuk bangsa dan Negara
5. Memiliki kemampuan awal bela Negara
v Contoh-Contoh Bela Negara
1. Melestarikan budaya
2. Belajar dengan rajin bagi para pelajar
3. Taat akan aturan-aturan Negara, dll.
v Tujuan Bela Negara
1. Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan Negara
2. Melestarikan budaya
3. Menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945
4. Membuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara
5. Menjaga identitas dan integritas bangsa dan Negara
v Fungsi Bela Negara
1. Mempertahankan Negara dari berbagai ancaman
2. Menjaga kedaulatan wilayah Negara
3. Merupakan kewajiban setiap warga Negara
4. Merupakan panggilan sejarah
NAMA : FENTIYANI
NIM : 181710078
Re: Catatan Bela Negara
Bela Negara
Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Peran penting Bela Negara dapat dikuak secara lebih jernih dan mendalam melalui perspektif pertahanan. Keutuhan wilayah Indonesia, beserta seluruh sumber daya, kedaulatan dan kemerdekaannya, selalu terancam oleh agresi asing dari luar dan pergolakan bersenjata dari dalam. Kalau ancaman ini menjadi nyata dan Indonesia tidak siap, semuanya bisa kembali ke titik nol. Antisipasi para pendiri bangsa tercantum dalam salah satu poin tujuan nasional yaitu "Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia". Pernyataan ini menjadi dasar dari tujuan pertahanan. Ia tidak berdiri sendiri tetapi berbagi ruang dengan tujuan keamanan atau ketertiban sipil dan berdampingan 3 (tiga) tujuan lainnya, yakni tujuan kesejahteraan (memajukan kesejahteraan umum), tujuan keadaban (mencerdaskan kehidupan bangsa) dan tujuan kedamaian (berpartisipasi aktif dalam perdamaian dunia yang adil dan abadi). Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Nilai-Nilai Bela Negara:
1. Cinta tanah air
2. Berbangsa Dan Bernegara
3. Yakin akan Pancasila
4. Rela Berkorban
Unsur Dasar Bela Negara
1. Cinta Tanah Air
2. Kesadaran Berbangsa dan bernegara
3. Yakin akan Pancasila sebagai idiologi negara
4. Rela berkorban untuk bangsa dan negara
5. Memiliki kemampuan awal
Sifat-sifat Bela Negara
Sifat Lunak
Psycological 1.Pemahaman ideologi negara (Pancasila dan UUD1945) 2.Nilai-nilai luhur bangsa 3.Wawasan kebangsaan 4.Persatuan dan kesatuan bangsa
Kesadaran bela Negara
Physical 1.Perjuangan mengisi kemerdekaan 2.Pengabdian sesuai profesi 3.Menjunjung tinggi nama Indonesia di dunia internasional 4 Penanganan bencana dan menghadapi ancaman non militer lainnya
Sifat Keras
Menghadapi ancaman militer; 1.Komponen Utama 2.Komponen Cadangan (kombatan) 3.Komponen Pendukung (Non kombatan)
Tujuan Bela Negara
- Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara
- Melestarikan budaya
- Menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945
- Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.
- Menjaga identitas dan integritas bangsa/ Negara
Manfaat Bela Negara
- Membentuk sikap disiplin waktu,aktivitas,dan pengaturan kegiatan lain.
- Membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antar sesama rekan seperjuangan.
- Membentuk mental dan fisik yang tangguh.
- Menanamkan rasa kecintaan pada Bangsa dan Patriotisme sesuai dengan kemampuan diri.
- Melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok.
- Membentuk Iman dan Taqwa pada Agama yang dianut oleh individu.
- Berbakti pada orang tua, bangsa, agama.
- Melatih kecepatan, ketangkasan, ketepatan individu dalam melaksanakan kegiatan.
- Menghilangkan sikap negatif seperti malas, apatis, boros, egois, tidak disiplin, .
- Membentuk perilaku jujur, tegas, adil, tepat, dan kepedulian antar sesama.
Contoh-Contoh Bela Negara :
1. Melestarikan budaya
2. Belajar dengan rajin bagi para pelajar
3. Taat akan hukum dan aturan-aturan negara
4. Mencintai produk-produk dalam negeri
Nama : Nurul Fitri Astuti
Nim : 181710039
Kelas : Hukum 1 C
Re: Catatan Bela Negara
Bela Negara
Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Peran penting Bela Negara dapat dikuak secara lebih jernih dan mendalam melalui perspektif pertahanan. Keutuhan wilayah Indonesia, beserta seluruh sumber daya, kedaulatan dan kemerdekaannya, selalu terancam oleh agresi asing dari luar dan pergolakan bersenjata dari dalam. Kalau ancaman ini menjadi nyata dan Indonesia tidak siap, semuanya bisa kembali ke titik nol. Antisipasi para pendiri bangsa tercantum dalam salah satu poin tujuan nasional yaitu "Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia". Pernyataan ini menjadi dasar dari tujuan pertahanan. Ia tidak berdiri sendiri tetapi berbagi ruang dengan tujuan keamanan atau ketertiban sipil dan berdampingan 3 (tiga) tujuan lainnya, yakni tujuan kesejahteraan (memajukan kesejahteraan umum), tujuan keadaban (mencerdaskan kehidupan bangsa) dan tujuan kedamaian (berpartisipasi aktif dalam perdamaian dunia yang adil dan abadi). Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Nilai-Nilai Bela Negara:
1. Cinta tanah air
2. Berbangsa Dan Bernegara
3. Yakin akan Pancasila
4. Rela Berkorban
Unsur Dasar Bela Negara
1. Cinta Tanah Air
2. Kesadaran Berbangsa dan bernegara
3. Yakin akan Pancasila sebagai idiologi negara
4. Rela berkorban untuk bangsa dan negara
5. Memiliki kemampuan awal
Sifat-sifat Bela Negara
Sifat Lunak
Psycological 1.Pemahaman ideologi negara (Pancasila dan UUD1945) 2.Nilai-nilai luhur bangsa 3.Wawasan kebangsaan 4.Persatuan dan kesatuan bangsa
Kesadaran bela Negara
Physical 1.Perjuangan mengisi kemerdekaan 2.Pengabdian sesuai profesi 3.Menjunjung tinggi nama Indonesia di dunia internasional 4 Penanganan bencana dan menghadapi ancaman non militer lainnya
Sifat Keras
Menghadapi ancaman militer; 1.Komponen Utama 2.Komponen Cadangan (kombatan) 3.Komponen Pendukung (Non kombatan)
Tujuan Bela Negara
- Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara
- Melestarikan budaya
- Menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945
- Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.
- Menjaga identitas dan integritas bangsa/ Negara
Manfaat Bela Negara
- Membentuk sikap disiplin waktu,aktivitas,dan pengaturan kegiatan lain.
- Membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antar sesama rekan seperjuangan.
- Membentuk mental dan fisik yang tangguh.
- Menanamkan rasa kecintaan pada Bangsa dan Patriotisme sesuai dengan kemampuan diri.
- Melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok.
- Membentuk Iman dan Taqwa pada Agama yang dianut oleh individu.
- Berbakti pada orang tua, bangsa, agama.
- Melatih kecepatan, ketangkasan, ketepatan individu dalam melaksanakan kegiatan.
- Menghilangkan sikap negatif seperti malas, apatis, boros, egois, tidak disiplin, .
- Membentuk perilaku jujur, tegas, adil, tepat, dan kepedulian antar sesama.
Contoh-Contoh Bela Negara :
1. Melestarikan budaya
2. Belajar dengan rajin bagi para pelajar
3. Taat akan hukum dan aturan-aturan negara
4. Mencintai produk-produk dalam negeri
Nama : Nurul Fitri Astuti
Nim : 181710096
Kelas : Hukum 1 C